Digitalisasi Farm dengan SAP Business One
SAP Business One membantu menghubungkan transaksi operasional, keuangan, inventory, purchasing, dan laporan
manajemen dalam satu sistem terpusat.
Didukung iFlocs dan iReapbiz, pencatatan lapangan tetap mudah dilakukan sementara data tetap
tervalidasi, rapi, dan terintegrasi ke SAP.
Mengapa SAP Menjadi Core System
SAP Business One (SAP B1) digunakan sebagai core system yang telah teruji dan digunakan secara
luas oleh berbagai perusahaan di berbagai negara.
Dengan fondasi yang kuat, SAP memastikan seluruh transaksi bisnis tercatat secara konsisten dan
dapat dikontrol oleh manajemen, sekaligus menjadi basis data utama untuk pengembangan sistem yang lebih
luas.
INTEGRATION POWER
SAP menjadi fondasi yang memungkinkan integrasi dengan aplikasi web, IoT, dan teknologi lainnya tanpa mengganggu sistem utama.
BIG DATA
Dengan dukungan SAP HANA, sistem mampu menangani volume data operasional dan transaksi dalam jumlah besar, serta menyajikannya dengan cepat untuk kebutuhan analisa dan laporan.
CONTROL & TRUST
SAP memastikan setiap transaksi tervalidasi dan tercatat dengan struktur yang konsisten, sehingga manajemen dapat mengontrol bisnis dengan lebih akurat.
Dukungan Sistem untuk Operasional Farm
Selain fungsi standar SAP, sistem dilengkapi dengan addon yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional farm, sehingga proses pencatatan dan pengelolaan data dapat berjalan lebih relevan dan efektif.
Mendukung Berbagai Skala dan Model Bisnis Farm
Setiap operasional farm memiliki karakteristik berbeda—mulai dari internal, kemitraan, hingga broiler, layer, pullet, serta breeding dan hatchery dan sistem ini dirancang untuk mendukung semuanya secara konsisten di dalam SAP.
Mendukung Model Farm Internal dan Kemitraan
Mendukung operasional farm internal maupun pola kemitraan, termasuk pengelolaan mitra dan perhitungan bonus.
Fleksibel untuk Berbagai Jenis Farm
Mendukung operasional broiler, layer, dan pullet dengan kebutuhan pencatatan dan monitoring yang berbeda.
Mendukung Breeding dan Hatchery
Mengakomodasi proses growth dan production, termasuk pengelolaan setter dan hatcher.
Pengelolaan Growth dan Harvest
Mendukung pencatatan growth hingga proses harvest, sehingga performa produksi dapat dimonitor secara lebih terstruktur.
Farm Add-on in Action
Bagian ini menampilkan contoh add-on yang dibangun di atas SAP untuk kebutuhan operasional farm. Add-on ini bukan fitur standar SAP, melainkan layer tambahan agar proses seperti planning, statistic, harvest, hatchery, dan report bisa mengikuti alur kerja peternakan.
Plan
Perencanaan dan setup aktivitas farm sebagai dasar kontrol operasional yang tetap terhubung dengan SAP.
Mengelola Banyak Unit Bisnis dalam Satu Sistem
Dalam satu grup perusahaan, setiap unit bisnis dapat memiliki proses operasional yang berbeda,
mulai dari farm internal, kemitraan, breeding, hatchery, hingga unit lain
seperti
feedmill, trading, atau retail.
SAP mampu menghubungkannya dalam
satu sistem untuk kebutuhan kontrol dan konsolidasi laporan.
CONSOLIDATION
Setiap entitas bisnis dapat berjalan secara terpisah untuk mendukung pertumbuhan, namun seluruh data keuangan tetap dapat dikonsolidasikan di SAP sehingga manajemen dapat melihat kinerja bisnis secara menyeluruh.
Separation (Growth)
Setiap entitas seperti farm, kemitraan, atau unit bisnis lainnya dapat berjalan secara mandiri sesuai kebutuhan operasional masing-masing.
Connection
Meskipun dikelola secara terpisah, seluruh data tetap terhubung dalam satu sistem SAP sehingga alur bisnis tetap terintegrasi.
Control
Manajemen dapat memonitor seluruh entitas dengan struktur yang konsisten, sehingga kontrol operasional dan keuangan tetap terjaga.
Business Value untuk Operasional dan Manajemen
Dengan sistem yang terintegrasi, operasional farm dapat berjalan lebih terkontrol, sementara manajemen mendapatkan data yang lebih akurat untuk mendukung pengambilan keputusan.
| Area | Kondisi Manual | Dengan SAP + Addon | Business Value |
|---|---|---|---|
| Farm Performance | Performa farm dihitung terpisah. | Data produksi dan biaya terhubung. | Performance control |
| Reporting | Laporan perlu olah manual. | Report siap dari data operasional. | Ready insight |
| Budget Control | Budget sulit dibandingkan realisasi. | Biaya dapat dibandingkan per periode. | Cost control |
| Multi Entity | Data antar unit tidak seragam. | Struktur data konsisten antar entitas. | Group visibility |
| Finance Control | Transaksi finance rawan terpisah. | Transaksi masuk ke core SAP. | Stronger control |
| Business Growth | Ekspansi butuh penyesuaian besar. | Unit dan proses baru lebih mudah ditambah. | Scalable system |
Mulai Digitalisasi Operasional Farm Anda
Diskusikan kebutuhan operasional farm Anda bersama tim STEM untuk menentukan solusi yang sesuai dengan proses bisnis dan skala operasional Anda.